Mei 2018


ALAM BEBAS

Alam yang luas bebas
Kaya tiada batas
selalu sedia dia
bagi  kita semua
Alam yang indah megah
selalu sedia
memberi ajarannya
pandangan luas
Mari kita sekolah di sana
agar dapat nuansa pandangan
Di sana kita kan belajar berpandangan luas

Alam yang luas bebas
Kaya tiada batas
selalu sedia dia
bagi  kita semua
Alam yang indah megah
selalu sedia
memberi ajarannya
pandangan luas
Mari kita sekolah di sana
agar dapat nuansa pandangan
Di sana kita kan belajar berpandangan luas

Alam yang luas bebas
Kaya tiada batas
selalu sedia dia
bagi  kita semua
Alam yang indah megah
selalu sedia
memberi ajarannya
pandangan luas
Mari kita sekolah di sana
agar dapat nuansa pandangan
Di sana kita kan belajar berpandangan luas


Lagu Sebelum Penyalaan Api Unggun - Permohonan

Tuhan kami meminta 
Terangi alam ini 

Kami kehilangan jejak 

Di tengah kegelapan malam 

Baru gelap dunia 
Beginilah rasanya
Apalagi gelap kubur 
Tiada bandingannya 

Kami tak bisa berbuat apa - apa 
Hanya engkaulah yang menggerakan kami 
Izinkanlah akan kami nyalakan 
Dengan kekuasaan ilahi 


BERKEMAH

DITENGAH TENGAH HUTAN DIBAWAH LANGIT BIRU
TENDA TERPANCANG DITIUP SANG BAYU
API MENJILAT-JILAT TERANGI  RIMBA RAYA
MEMBAWA KELANA DALAM IMPIAN
DENGARLAH DENGARLAH SAYUP-SAYUP
SUARA NAN MERDU MEMECAH MALAM
JAUHLAH DARI KAMPUNG TURUTI KATA HATI
GUNA BHAKTI PADA BUNDA PERTIWI


DOWNLOAD | BERKEMAH


Hasil gambar untuk lagu rainas

Semangat Kibar

Satukan suaramu
Dan bawa Pramuka bersamamu
Tak hentinya membuat mencari
Demi tuk meraih prestasi

Tekad kami melebihi
Tingginya gunung dan luas samudera
Mengukir sejarah tanpa henti
Dari Pramuka untuk Indonesia

Reff :

Gelorakan KIBAR, Semangat KIBAR
Pramuka ‘tuk masa depan Indonesia
Dengan Bhinneka Tunggal Ika
Gelorakan KIBAR, Semangat KIBAR
Pramuka ‘tuk masa depan Indonesia
Dengan Bhinneka Tunggal Ika
Semangat Raimuna Nasional.



 
 



Saka Bakti Husada yang merupakan satu dari saka lainya yang ada di Gerakan Pramuka Indonesia adalah materi pramuka yang akan admin share kali ini setelah sebelumnya mempublish tentang Saka Wanabakti. Di dalam artikel sederhana kali ini juga admin akan menjelaskan uraian singkat tentang pengenalan dari Saka Bakti Husada dan Lambangnya.

Pengertian Saka Bakti Husada

Saka Bakti Husada adalah wadah pengembangan pengetahuan, pembinaan keterampilan, penambahan pengalaman dan pemberian kesempatan untuk membaktikan dirinya kepada masyarakat dalam bidang kesehatan.
Saka Bakti Husada diresmikan pada tanggal 17 Juli 1985, dengan dilantiknya Pimpinan Saka Bakti Husada Tingkat Nasional oleh KwartirNasional Gerakan Pramuka. dan kemudian dicanangkan oleh Menkes R I pada tanggal 12 November 1985 sebagai Hari Kesehatan Nasional di Magelang. 

Tujuan Pembentukan Saka Bakti Husada
untuk mewujudkan kader pembangunan di bidang kesehatan, yang dapat membantu melembagakan norma hidup sehat bagi semua anggota Gerakan Pramuka dan masyarakat di lingkunganya.
Kegiatan kesakaan dilaksanakan di gugusdepan dan satuan karya Pramukadisesuaikan dengan usia dan kemampuan jasmani dan rohani peserta didik. Kegiatan pendidikan tersebut dilaksanakan sedapat-dapatnya dengan praktek berupa kegiatan nyata yang memberi kesempatan peserta didik untuk menerapkansendiri pengetahuan dan kecakapannya dengan menggunakan perlengkapan yang sesuai dengan keperluannya

Krida Saka Bakti Husada

Krida Bina Lingkungan Sehat, terdiri atas 5 (lima) SKK : 
  1. SKK Penyehatan Perumahan
  2. SKK Penyehatan Makanan dan Minuman 
  3. SKK Pengamanan Pestisida 
  4. SKK Pengawasan Kualitas Air 
  5. SKK Penyehatan Air.


Krida Bina Keluarga Sehat, terdiri atas 6 (enam) SKK : 
  1. SKK Kesehatan Ibu 
  2. SKK Kesehatan Anak 
  3. SKK Kesehatan Remaja 
  4. SKK Kesehatan Usia Lanjut 
  5. SKK Kesehatan Gigi dan Mulut
  6.  SKK Kesehatan Jiwa.


Krida Penanggulangan Penyakit, mempunyai 8 (delapan) SKK : 
  1. SKK Penanggulangan Penyakit Malaria 
  2. SKK Penanggulangan Penyakit Demam Berdarah 
  3. SKK Penanggulangan Penyakit Anjing Gila 
  4. SKK Penanggulangan Penyakit Diare 
  5. SKK Penanggulangan Penyakit TB. Paru 
  6. SKK Penanggulangan Penyakit Kecacingan 
  7. SKK Imunisasi
  8.   SKK Gawat Darurat. 
  9. SKK HIV / AIDS

Krida Bina Gizi, mempunyai 5 (lima) SKK : 
  1. SKK Perencanaan Menu 
  2. SKK Dapur Umum Makanan/Darurat 
  3. SKK UPGK dalam Pos Pelayanan Terpadu 
  4. SKK Penyuluh Gizi 
  5. SKK Mengenal Keadaan Gizi.

Krida Bina Obat, meliputi 5 (lima) SKK : 
  1. SKK Pemahaman Obat 
  2.  SKK Taman Obat Keluarga 
  3. SKK Pencegahan dan Penanggulangan Penyalahgunaan Zat Adiktif 
  4. SKK Bahan Berbahaya bagi Kesehatan 
  5. SKK Pembinaan Kosmetik

Krida Bina PHBS, meliputi 5 ( lima ) SKK : 
  1. SKK Bina PHBS di Rumah 
  2. SKK Bina PHBS di Sekolah 
  3.  SKK Bina PHBS di Tempat umum 
  4. SKK Bina PHBS di Instansi Pemerintah 
  5. SKK Bina PHBS di Tempat kerja

Hasil yang diharapkan setelah mengikuti kegiatan Saka Bakti Husada adalah : 
  • Memiliki pengetahuan, keterampilan dan pengalaman di bidang Kesehatan  
  • Mampu dan mau menyebarluaskan informasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya mengenai : 
  • kesehatan lingkungan 
  • kesehatan keluarga 
  • penaggulangan berbagai penyakit 
  • gizi 
  • manfaat dan bahaya obat.
  • Mampu memberikan latihan tentang kesehatan kepada para Pramuka di gugus depan. 
  • Dapat menjadi contoh hidup sehat bagi masyarakat di lingkungannya 
  • Memiliki sikap dan perilaku hidup sehat yang lebih mantap
Yang Bisa Bergabung di Saka Bakti Husada

Yang dapat menjadi anggota Saka Bakti Husada adalah :
  1. Pramuka penggalang, usia 14 tahun ke atas, yang sudah mencapai tingkat Penggalang Terap.
  2. Pemuda berusia 16-23 tahun, dengan syarat khusus
  3. Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega 
  4. Pamong Sakadan Instruktur tetap.




Saka atau Satuan Karya Pramuka Wira Kartika merupakan salah satu Satuan Karya Pramuka yang bersifat nasional. Saka yang dibentuk lewat kerjasama antara Kwartir Nasional dengan TNI Angkatan Darat ini bertujuan untuk mengembangkan pendidikan bela negara. Di samping Saka Wira Kartika, saka lainnya yang bersifat nasional seperti Saka BhayangkaraSaka Bahari, Saka Bakti Husada, Saka Dirgantara, Saka Kencana, Saka Taruna Bumi, Saka Wanabakti, Saka Pariwisata, Saka Kalpataru, dan Saka Widya Budaya Bakti.

Saka Wira Kartika adalah wadah kegiatan bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk meningkatkan kesadaran bela negara melalui pengetahuan dan keterampilan di bidang matra darat. Membentuk patriot bangsa yang setia, berbakti, dan menjunjung tinggi nilai luhur bangsa serta tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Matra darat sendiri dapat diartikan sebagai segala aktifitas dan kegiatan yang dilakukan secara terorganisir, perorangan ataupun kelompok yang memanfaatkan kondisi alam di darat seperti hutan, gunung, rawa, dan sungai.

Saka Wira Kartika dibentuk berdasarkan Keputusan Bersama antara TNI AD dan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor Perkasad 182/X/2007 dan Nomor 199 Tahun 2007 tentang  Kerjasama dalam Usaha Pembinaan dan Pengembangan Pendidikan Bela Negara dan Kepramukaan. Diperkuat dengan Keputusan Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka Nomor 13/Munas/2008 tentang Satuan Karya Pramuka Wira Kartika. Dalam pelaksanaannya Saka ini diatur oleh Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 205 Tahun 2009 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Satuan Karya Pramuka Wira Kartika.




Hasil gambar untuk Pramuka


Pengertian antara Pramuka, Kepramukaan dan Gerakan Pramuka sering kali disamakan bahkan saling tertukar. Jangankan oleh orang yang awam kepramukaan dan tidak pernah menjadi Pramuka, banyak di antara anggota Gerakan Pramuka sendiri yang bingung dalam menerangkan pengertian ketiga hal tersebut. Padahal dari ketiga hal tersebut mengandung pengertian yang berbeda namun saling terkait.

Kali ini Pramuka Muda Indonesia akan memberikan sedikit perbedaan pengertian tentang Kepramukaan, Gerakan Pramuka, dan Pramuka.

Pengertian Kepramukaan. Kepramukaan sebagaimana tercantum dalam Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka (bab II Pasal 7) adalah proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis yang dilakukan di alam terbuka dengan Prinsip Dasar Kepramukaan (PDK) dan Metode Kepramukaan (MK), yang sasaran akhirnya pembentukan watak, akhlak dan budi pekerti luhur.

Kepramukaan ini dicetuskan pertama kali oleh Robert Stephenson Smith Boden Powell dan Willian Alexander Smith pada tahun 1907 ketika mengadakan perkemahan kepanduan pertama (dikenal sebagai jamboree) di Kepulauan Brownsea, Inggris. Kepramukaan kemudian berkembang ke seluruh penjuru dunia termasuk ke Indonesia.

Pengertian Gerakan Pramuka. Gerakan Pramuka atau Gerakan Kepanduan Praja Muda Karana merupakan satu-satunya wadah (organisasi) berbadan hukum yang berhak menyelenggarakan kepramukaan di Indonesia.

Gerakan Pramuka berkedudukan di Ibu Kota Negara Republik Indonesia dan didirikan untuk waktu yang tidak ditentukan dan ditetapkan dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 238 Tahun 1961 tanggal 20 Mei 1961, sebagai kelanjutan dan pembaruan gerakan kepanduan nasional Indonesia.

Pengertian Pramuka. Pramuka merupakan sebutan bagi anggota Gerakan Pramuka, yang meliputi; Pramuka Siaga, Pramuka Penggalang, Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega. Kelompok anggota yang lain yaitu Pembina Pramuka, Andalan, Pelatih, Pamong Saka, Staf Kwartir dan Majelis Pembimbing. Seorang Pramuka harus telah dilantik menjadi anggota Gerakan Pramuka dengan mengucapkan satya (janji) pramuka.

Dari uraian di atas, jelaslah kini tentang pengertian dan perbedaan ketiga istilah tersebut. Secara garis besar dapat disimpulkan bahwa kepramukaan merupakan sebuah sistem pendidikan dan Gerakan Pramuka merupakan organisasi yang melaksanakan sistem tersebut (kepramukaan). Sedangkan Pramuka mengandung pengertian sebagai anggota dari Gerakan Pramuka.

Jadi pengertian antara kepramukaan, Gerakan Pramuka, dan Pramuka mempunyai pengertian yang berbeda namun saling terkait.





SATUAN KARYA PRAMUKA
  
I.       Apa SAKA ?
          Saka adalah singkatan dari Satuan Karya Pramuka, dalam lingkungan World Scouting disebut " Scout Service Brigade ", merupakan Wadah Pendidikan guna menyalurkan minat, mengembangkan bakat dan meningkatkan pengetahuan, kemampuan, ketrampilan dan pengalaman Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dalam berbagai bidang kejuruan/tehnologi, serta memotivasi mereka untuk melaksankan kegiatan Karya nyata dan produktif sehingga dapat memberi bekal bagi kehidupan dan pengabdiannya kepada masyarakat, bangsa dan negara, sesuai dengan aspirasi pemuda Indonesia dan tuntutan perkembangan pembangunan dalam rangka peningkatan ketahanan nasional.

II.      Mengapa  SAKA ?
1.   Gerakan Pramuka melalui kepramukaan, bertujuan mempersembahkan kepada bangsa dan negara Indonesia Kader bangsa yang sekaligus kader pembangunan yang bermoral Pancasila.  Untuk itu proses pendidikan progresif sepanjang hayat bagi anggota muda Gerakan Pramuka dalam abad ke 21 guna mencapai tujuan tersebut, difokuskan pada ketahanan mental, moral, fisik, emosional, intelektual, iptek dan sosial peserta didik baik sebagai induvidu maupun anggota masyarakat.

2.      a.Upaya pendidikan dan pelatihan dalam rangka pembinaan ketahanan tersebut pada hakekatnya dilaksanakan melalui kepramukaan dalam gugusdepan sesuai dengan golongan peserta didik dilaksanakan dalam Perindukan Siaga, Pasukan Penggalang, Ambalan Penegak dan Racana Pandega.

              b.Upaya tersebut dilaksanakan dalam bentuk kegiatan dengan partisipasi aktif peserta didik.  Kegiatan tidak akan berhasil mencapai tujuan pendidikan, kalau peserta didik tidak terlibat atau tidak aktif berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.  Peserta didik akan aktif berpartisipasi kalau kegiatan itu  menarik, menyenangkan, menantang, tidak menjemukan, tidak dipaksakan dan sesuai dengan minat, keinginan, kebutuhan peserta didik.

              c.Satuan - satuan Pramuka tidak mengambil alih pendidikan formal dalam pengajaran iptek/teknologi karena memang bukan tugasnya, tetapi melengkapi pendidikan formal dengan menerapkan secara praktis pengetahuan yang diperoleh peserta didik dari pendidikan formalnya dalam kegiatan karya nyata dan pengabdian masyarakat.

        Dalam Gerakan Pramuka ketahanan dan ketangguhan iptek/Teknologi dibina dan dikembangkan dalam satuan khusus yaitu Satuan karya Pramuka.  Untuk maksud itulah Gerakan Pramuka membentuk Satuan Karya Pramuka bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega.
        
III.    Tujuan dan Sasaran SAKA
1.    Tujuan dibentuknya Satuan Karya Pramuka bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega adalah pemantapan ketahanan dan ketangguhan mental, moral, fisik, intelektuan, emosional dan sosial peserta didik khususnya teknologi, sehingga mereka pada saat meninggalkan Gerakan Pramuka benar-benar siap sebagai kader bangsa yang sekaligus kader pembangunan yang bermoral Pancasila

2.    Sasaran dibentuknya Satuan Karya Pramuka bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega adalah pada saat mereka meninggalkan Gerakan Pramuka dan Satuan karya Pramuka, memiliki :
a.     Ketahan dan ketangguhan mental, moral, fisik, emosional, intelektual dan sosial untuk menghadapi tantangan hidup di abad ke 21.
b.    Ketrampilan menerapkan iptek praktis untuk hidup dalam belantara kehidupan abad ke 21 secara mandiri, berani dan bertanggung jawab.
c.     Ketrampilan untuk berwirausaha.

IV.    Kapan SAKA ?
1.    Satuan Karya Pramuka bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dibentuk kalau :
a.     10 (sepuluh) orang Pramuka Penegak/Pandega putra atau 10 (sepuluh) orang Pramuka Penegak/Pendega putri, karena mempunyai minat dalam bidang yang sama, bersepakat untuk membentuk Saka yang sesuai dengan bidang yang diminatinya.
b.    Gugusdepan, dimana para Pramuka Penegak/Pandega yang bersepakat tersebut diatas menjadi anggota, berdekatan dan ada dalam satu wilayah Cabang atau ranting.
c.     Para Pramuka Penegak / Pandega pendiri tersebut mempunyai calon Pembina Pramuka Penegak atau Pembina Pramuka Pandega yang berminat dan berkompeten atas bidang yang menjadi minat para pendiri Saka.
d.    Masyarakat  sekitar Saka tersebut mendukung berdirinya Saka dan bersedia untuk menjadi anggota Majelis Pembimbing Saka.

2.    Pembentukan Satuan Karya Pramuka perlu memperhatikan adanya instasi / organisasi baik pemerintah maupun swasta yang mempunyai kegiatan yang terkait atau ada relevansinya dengan bidang - bidang yang menjadi kegiatan Saka dan berlokasi  di wilayah Saka beroperasi.
Partisipasi interaktif instasi / organisasi tersebut dengan Saka terkait sangat diperlukan, bahkan merupakan suatu keharusan demi misi dan tercapainya sasaran dan tujuan Saka.

Hasil gambar untuk Saka Bhayangkara

1.      Pengertian

a.      Satuan Karya Pramuka disingkat saka adalah wadah pendidikan kepramukaan guna menyalurkan minat, mengembangkan bakat, dan meningkatkan pengetahuan, kemampuan, ketrampilan dan pengalaman para pramuka dalam berbagai kejuruan bidang, serta meningkatkan motivasinya untuk kegiatan nyata dan produktif sehingga dapat memberikan bekal bagi kehidupan dan penghidupan serta bekal pengabdiannya kepada masyarakat bangsa dan negara sesuai dengan aspirasi pemuda Indonesia dan tuntutan perkembangan pembangunan dalam rangka peningkatan ketahanan nasional

b.     Bhayangkara berarti penjaga, pengawal, pengaman, atau pelindung keselamatan bangsa dan negara

c.      Kebhayangkaraan adalah kegiatan yang berkaitan dengan pertahan dan keamanan negara dalam rangka menjamin tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 dan melindunginya terhadap setiap ancaman baik dari luar maupun dari dalam negeri

d.     Kamtibmas adalah merupakan keperluan hakiki masyarakat yang mendambakan suasana aman dan tertib dalam tata kehidupannya, keamanan akan senantiasa berkaitan dengan perasaan masyarakat yang mendambakan suasana :
-  perasaan bebas dari gangguan pisik maupun psikis (security)
-  adanya rasa kepastian dan bebas dari kekhawatiran keragu-raguan dan ketakutan (surety)
-  perasaan dilindungi dari segala macam bahaya (safety)
-  perasaan damai dan tentram lahir batin (peace)

e.      Ketertiban adalah suasana tetib dan merupakan keadaan yang menimbulkan kegairahan dan kesibukan kerja dalam rangka mencapai kesejahteraan masyarakat
- tertib adalah keteraturan yaitu suatu situasi dimana segala sesuatu berjalan secara teratur
- ketertiban adalah keadaan yang sesuai dengan norma masyarakat dan norma yang berlaku

f.       Satuan Karya Pramuka Bhayangkara disingkat Saka Bhayangkara adalah satuan karya pramuka yang merupakan wadah kegiatan kebhayangkaraan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan praktis dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) guna menumbuhkan kesadaran berperan serta dalam pembangunan nasional

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.